Subscribe:

Rabu, 02 Oktober 2013

Cara Membuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sederhana

pada November 28, 2012 Solar panel merupakan alat yang menangkap sinar matahari dan kemudian dapat merubahnya menjadi energi listrik,  sebelumnya saya telah menulis tentang teknologi solar cell yang berjudul “Potensi penggunaan solar cell di Indonesia“. Dan kemudian dalam post saya berikut ini, kita dapat mencoba membuat solar panel yang sederhana.
Kita dapat mencoba untuk mengetahui Cara membuat Solar Cell sel surya dengan mempersiapkan kotak CD bekas yang terbuat dari plastik bening, lempengan besi & tembaga yang berguna sebagai konduktor, kabel tembaga dan lem silikon.
Langkah pertama adalah dengan membuat  plat oksida cuprous  (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan  salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.
b
Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U  dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem – an berbentuk, seperti digambar.
c
Gambar diatas menunjukkan sisi belakang dari solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar di bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa lem silikon tidak sepenuhnya menutupi plat tembaga yang berbentuk U, karena nantinya sebagian dari plat tembaga harus bersentuhan dengan air asin.
4
Langkah berikutnya adalah meletakkan plat yang berbentuk kotak diatas plat U, namun sebelumnya lem kembali plat U sehingga membentuk lapisan yang tebal, lapisan tersebut berfungsi untuk isolator dan agar membuat ruangan ruang untuk air asin. Sekali lagi, tidak semua bagian tembaga tertutup, sehingga akan ada bagian dari tembaga didalam kontak dengan air asin. Rekatkan plat kotak kelapisan lapisan lem tersebut. Anda harus menekan cukup keras untuk memastikan bahwa tidak ada celah, tapi tidak begitu keras sampai dua plat saling bersentuhan.
5
Gambar diatas menunjukkan sisi belakang solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa kita akan menambahkan lem ekstra untuk membentuk saluran di bagian atas untuk membiarkan air asin yang akan ditambahkan.
f
Selanjutnya, gunakan pipet besar untuk menambah air asin. Isi sel hampir ke bagian atas plat tembaga, sehingga hampir tumpah keluar.Kemudian menutup saluran dengan lem, dan biarkan lem sampai kering.
7
Dalam gambar di atas kita dapat melihat

SELAMAT MENCOBA…!!!

langkah-langkah membuat pembangkit-listrik-tenaga-angi sederhana


















Peralatan


Peralatan terdiri dari:
  1. Penggaris
  2. Gunting
  3. Obeng Plus (Positif)
  4. Jangka.
  5. Cutter.
  6. Pensil.
  7. Paku.
  8. Isolasi (Electrical Tape), Merk 3M yang bagus.
  9. Amplas,
  10. Rautan Pensil.
  11. AVO meter.
  12. Glue Gun (Penembak Lem) kalo ada (ini tidak wajib).

Bahan
  • 1 botol mineral bekas berukuran 1,5 liter, contoh merk AQUA.
  • 1 papan berbahan baku plywood, particle board berukuran 25 cm x 14 cm dengan ketebalan 2 cm.
  • 120 meter (kira-kira) kabel magnet. Beli di toko elektronik atau gulung dinamo pompa air atau jet pump. 
  • 1 Lampu LED.
  • 4 buah magnet berbentuk pipih kecil, kalo bisa berbentuk bundar.
  • 4 buah cincin yang biasanya berpasangan dengan mur dan baut. Beli di toko sepeda atau sepeda motor.
  • 1 kayu berbentuk stick kotak (bahasa inggris = dowel) berukuran 2 x 30cm untuk tepi kanan dan kiri dan pengait tepi kanan dan kiri untuk penyangga poros turbin angin bagian atas.
  • 1 kayu berbentuk stick bundar mirip pensil tetapi panjang berukuran 30 cm (round wooden dowel) sebagai poros putar dari turbin angin.
  • Screw Eye, kalo di Indonesia-kan adalah pengait untuk gantungan baju yang mirip kail ikan, sesuaikan dengan stick bundar mirip pensil, diameternya harus lebih lebar agar stick bundar yang berfungsi sebagai poros turbin bisa berputar di dalam Screw eye. Screw eye adalah penyangga poros turbin bagian atas.
  • Mur runcing untuk di pasang ke papan kayu. Cari mur plus (+) agak besar, nanti dipasang pakai obeng plus (+). Mur ini sebagai penyangga poros turbin bagian bawah.
  • Kardus apa saja, sedikit kok, misal kardus indomie, dipakai sebagai penutup turbin bagian atas dan bawah serta untuk membuat gulungan kabel.
  • Lem plastik/kayu.

Hati-hati ! (Peringatan)
  1. Cutter dan gunting bisa menyebabkan tangan anda berdarah !
  2. Lem plastik/pipa/kayu bisa menyebabkan luka bakar serius pada kulit !
  3. Magnet bisa merusak perangkat elektronik dan media penyimpanan magnetik. Jauhkan magnet dari kartu kredit, CD/DVD komputer, kaset, flashdisk.

Bagian ke-1, Desain Kerangka Poros Turbin Angin.


1) Gambar pada kertas, ini adalah rancangan papan tempat turbin di pasang di tengah, dengan poros tegak/vertikal dari stick bulat (mirip pensil) dipasang di tengah-tengah lingkaran. 2 Kotak bujur sangkar di tepi kanan-kiri adalah tempat stick kotak di pasang untuk menyanggah poros pada bagian atas.


2) Pasang mur pada titik tengah lingkaran. Mur sebagai landasan dari poros bawah saat berputar. Mur menjaga agar poros berputar pada tempatnya, tidak sampai bergerak ke kanan ke kiri, apalagi sampai selip keluar dari mur.


3) Stick kotak 30 cm, di pasang vertikal di sebelah kiri dan kanan papan sebagai penyanggah poros tengah.




4) Stick kotak 30 cm harus vertikal terhadap papan dan di bantu 3 siku kayu penyanggah agar kuat menahan saat turbin berputar.




5) Hasil konstruksi stick kotak 30 cm vertikal dengan 3 siku kayu penguat, di pasang di sisi kanan dan kiri papan.


6) Setelah 2 stick 30 cm terpasang vertikal, lalu siapkan stick 20 cm dan tandai tengah-nya sebagai tempat poros turbin pada bagian atas.



7) Lalu ambil poros dengan bentuk bulat. Coba masukan screw eye (kait gantungan baju) ke dalam poros. Ketika di masukkan, ukuran diameter screw eye harus lebih besar tapi jangan terlalu longgar juga agar poros turbin bisa berputar dengan baik.



8) Pasang screw eye pada stick kayu sudah ditandai titik tengahnya. Stick kayu ini nantinya akan diletakan di atas untuk menyanggah poros turbin bagian atas.




9) Raut salah satu ujung poros dengan rautan pensil. Ujung poros yang lancip di pasang di bagian bawah, persis di atas mur plus (+).



10) Ukur posisi tinggi stick kotak kayu penghubung antara penyanggah kanan dan kiri, kira-kira tingginya 28 cm.


11) Rekatkan stick kayu pada titik yang telah ditandai pada ujung penyanggah kanan dan kiri.




12) Kerangka Turbin angin telah selesai dibuat. Pastikan poros berbentuk spt pensil dengan ujung bawah lancip bisa berputar dengan lancar. Selanjutnya adalah bagian instalasi Coil dan Stator.
Generator Kardus

image001Generator ini tidak menggunakan “komutator” (yaitu semacam cincin yg dibagi dua yg menjadikan keluarannya DC), maka outputnya adalah AC yang langsung dihubungkan ke lampu. Lampu tidak akan putus selama tegangannya sesuai.
Bahan-bahan:
4 bh ceramic magnet (1cm x 2cm x 5cm) atau magnet bentuk lain selain magnet bekas speaker
100 gr / 1ons kawat email uk 0.1mm (ada juga yg lebih tipis lagi)
1bh lampu mini, 1.5V/25mA atau lampu LED
1lb kardus bekas (atau plexiglas/triplex tipis), 8cm x 30cm
1bh paku, minimal 8cm panjangnya
ampelas untuk membersihkan lapisan email kawat
selotip untuk membungkus gulungan kawat
Optional: bor listrik kecil untuk memutar rotornya
Peringatan!
Jauhkan magnet dari semua peralatan elektronik (pc, hp, tv, vcd, piringan cakram, kartu kredit, dsb) karena akan merusak.
Box rumah generator:
Buatlah garis seperti dibawah ini pada kardus. Tentukan titik tengahnya (utk lubang paku nantinya).
gendus0
Catatan: Bila boxnya dari plexiglas/triplex, jangan membuatnya lebih besar dari gambar diatas. Gulungan kawat harus sedekat mungkin dengan putaran magnet agar hasilnya maximal. Jadi buatlah sesuai panjang dan lebar magnet.
Selanjutnya lipatlah menurut garis sehingga berbentuk kotak, dan rekatkan dengan selotip. Garis tengahnya harus berada disisi luar agar mudah ditusuk dg paku.
gendus1
Tusuklah paku di garis tengah kotak hingga tembus kebelakang. Jangan sampai lubangnya kebesaran, asal pakunya dapat bebas berputar sudah cukup. Cabut kembali pakunya.
Menggulung kawat email:
Ambil kawat email. Setelah dilebihkan 10 cm, rekatkan kawat ditengah box dengan selotip lalu mulailah menggulung. Dari tengah terus kebawah/atas, lalu naik lagi hingga keatas/bawah, dst., hingga kawat tersisa 10 cm (kalau bisa posisinya juga ada ditengah). Tidak mengapa bila lubang paku tertutup. Sambil tetap memegang ujung kawat, bungkus gulungan dengan selotip agar tidak terurai, tapi jangan sampai lubang paku ikut terbungkus. Bersihkan lapisan (yg berwarna kuning) kedua kawat 2cm (boleh lebih) dari ujungnya dengan ampelas sekeliling. Dengan hati2 renggangkan gulungan kawat yg menutupi lubang hingga paku dapat masuk., dan pastikan paku dapat berputar bebas.
gendus2
Menempatkan magnet.
Dari 4 magnet jadikan 2 pasang (masing2 saling menempel dg pasangannya). Tempelkanlah kedua pasang magnet tsb di paku (didalam box) memanjang kesamping (berbentuk palang). Atur posisi kedua pasang magnet itu sama dan seimbang., lalu coba putar pakunya (selanjutnya disebut rotor) hingga bebas berputar. Boleh sisipkan ruang kosong diantara pasangan magnet tsb dg kardus sehingga lebih kokoh. Boleh juga magnet2 itu dililit dg selotip agar tidak terlepas dari paku.
gendusmgnt1 gendusmgnt2
Menyambung ke lampu.
Pastikanlah tiap ujung kawat bersih dari lapisannya supaya arus yg lewat dapat bebas mengalir untuk menyalakan lampu, nantinya.
gendus4
Lilitkan ujung2 kawat generator ke kawat2 lampu, dan jauhkan, agar tidak terjadi hubungan pendek.
Test generator.
Putarlah rotor bertahap dari lambat hingga mampu menyalakan lampu dg terang. Bila telah diketahui seberapa kencang putarannya sampai lampu menyala terang, maka jadikanlah patokan. Sebab bila melebihi maka lampu akan putus/terbakar. Perhatikan juga apakah magnet bergesekan tidak dengan boxnya, baik sewaktu diputar kencang maupun setelah melambat, karena akan mengurangi putaran juga. Terang atau redupnya lampu ditentukan oleh seberapa cepat putaran magnetnya, dan seberapa dekat jarak magnet dg gulungannya.
Bila ternyata lampu tetap redup walau telah diputar sekencangnya (apakah juga sama sewaktu diputar dg bor listrik mini) maka mau tidak mau harus ditambah gulungan kawatnya. Caranya tinggal sambung/lilit saja ujung kawat akhirnya dengan yg baru (yg sudah bersih dari lapisan email)lalu gulung dg arah yg sama lagi. Generator ini minimal harus dapat menghasilkan tegangan 2V supaya lampu dapat menyala.
Bila anda bermaksud ingin mengetahui seberapa besar tegangannya bila diputar sekencang-kencangnya, maka tambahkan satu lampu lagi yg disambung secara seri (ujung lampu 1 dg ujung lampu 2, ujung lampu 2 dg ujung generator). Masih juga sanggup menyalakan kedua lampu, tambahkan kembali lampu yg ketiga, demikian seterusnya, hingga lampu yg terakhir tidak menyala walau rotor telah diputar paling kencang.
Catatan.
Berat atau ringannya rotor diputar tergantung dari bebannya. Bila ternyata dg lampu mini tsb rotor terasa berat/keras diputar, maka gantilah dengan lampu LED (ada yg berwarna merah, kuning, hijau dan putih). Led putih dpt menyala dg tegangan 2-5V, led yg lain max 3V.
Menjadikan motor.
Salah satu kawat keluaran generator sambungkan ke ( + ) batere 6V (4x AA), kawat yg lain sentuhkan ke (- ) nya, maka generator ini berubah menjadi motor! Untuk merubah arah putaran, + /- tinggal dibalik.
Merubah tegangan AC menjadi DC.
Cara yg termudah adalah dg menggunakan 4 buah diode (type IN4001 umum, tapi sayangnya arus berkurang hingga ¾ dr keluaran generator. Pilihan lain adalah IN5819, Cuma agak jarang dipasaran).
Generator Kayu
genwd0
genwd1 gnwd2
Aneka generator sederhana lain:
creative-scienceorg creative-scienceorg-1 creative-scienceorg-2 creative-scienceorg-3
Motor Listrik Sederhana dg Saklar Reed 1
mtr10
mtr12 mtr13 mtr11
Motor Listrik Sederhana dg Saklar Reed 2
mtr29 mtr213 mtr21 mtr20
Kincir angin kertas
kincir-angin-kertas
Generator mini angin dan air
hydro2 wnd2
mini Windmill
windmill windmill-1 windmill-2 windmill-3 windmill-4 windmill-5

                Cara Membuat Genset Listrik Sederhana ( Edukasi )

Pembangkit listrik bertenaga rendah dapat menjadi proyek ilmu yang cukup menyenangkan, atau hanya percobaan lokakarya untuk calon insinyur. Bahan-bahannya sangat sederhana, murah, dan mudah untuk dicari. Kami dari rental genset akan memberikan penjelasan tentang bagaimana membuat genset listrik sederhana dan ini cocok untuk Anda ajarkan kepada anak-anak.
  1. Putuskan seberapa besar proyek yang anda tertarik untuk membangunnya.  Ada desain dan rekayasa pertimbangan yang bisa diambil, tetapi untuk mudahnya, artikel ini akan memberikan instruksi yang sederhana, genset beroutput rendah.
  2. Mendapatkan bahan yang Anda butuhkan. Ukuran dan spesifikasi dapat disesuaikan untuk meningkatkan kapasitas output dari genset Anda, tapi ini adalah gambaran dasar dari proyek.
    • 22-28 ga. kawat tembaga enamel. Sekitar 500 meter akan menghasilkan arus listrik sederhana. Semakin banyak "gulungan", ditambah dengan magnet yang kuat akan meningkatkan daya outpu.
    • 3 atau 4 inci magnet batang. (Harus cocok memanjang dalam tabung kardus).
    • 1/4 inci diameter baja atau batang aluminium, 12 inci panjangnya.
    • 24 inci kayu 1X4.
    • 1 - kertas besar atau papan kartu tabung, diameter 4 inci.
    • 2 - 1/4 inci mesin cuci datar.
  3. Membangun bingkai berbentuk "U" mendukung "rotor" Anda, yaitu, bar magnet permanen dipasang pada poros baja.
    • Potong kayu menjadi potongan-potongan 1x4, 2, pada 6 inci panjang, satu 12 inci panjangnya.
    • Paku atau sekrup dua papan 6 inci dengan inci papan 12 pada sudut tegak lurus ke papan 12 inch, yang merupakan basis untuk frame rotor.
  4. Bor dua 1/4 inci lubang dalam dua uprights dari frame Anda, menyelaraskan mereka sehingga batang 1/4 inci, (poros rotor) akan melalui keduanya tanpa mengikat.
  5. Bor lubang 1/4 inch melalui pusat magnet batang Anda, di sisi datar, atau terluas. Hati-hati untuk mengukur pusat baik dalam panjang dan lebar, dan bor tegak lurus, sehingga ketika poros melewati, magnet akan "square" pada poros.
  6. Geser batang logam melalui satu sisidukungan  bingkai, geser magnet ke poros.
  7. Potong bagian 4 inci dari tabung kertas atau karton. Jika Anda tidak memiliki sepotong pipa yang tersedia, Anda dapat membuat satu dengan menggulung selembar kertas konstruksi ke dalam silinder dan mengelem atau merekam untuk mengamankan dalam bentuk ini. Yang ideal diameter tabung akan cukup besar untuk memungkinkan magnet batang untuk berputar bebas di dalam tabung, menjaga medan magnet sedekat gulungan tembaga mungkin.
  8. Lingkarkan kawat tembaga sekitar karton atau kertas tabung, sisakan sekitar 16 sampai 18 inci, longgarkan kawat pada setiap akhir untuk menghubungkan ke perangkatdaya tes  Anda, sebuah bola lampu listrik, atau perangkat lain yang Anda akan memasok ke listrik. Semakin banyak "putaran" atau angin di sekitar tabung yang Anda buat, semakin besar kekuatan penyewaan genset yang Anda dihasilkan.
  9. Geser tabung atas poros dan magnet, kemudian geser poros pada melalui pendukung bingkai lainnya. Buat beberapa inci poros mencuat melalui setiap akhir frame.
  10. Lem magnet ke poros di tengah dua mendukung, menggunakan kekuatan lem hotmelt tinggi atau epoxy. Anda dapat memilih untuk mengebor dan ketuk benang menjadi magnet untuk "set sekrup" jika Anda memiliki alat untuk melakukannya, tetapi idenya adalah untuk magnet untuk menjadi stasioner dalam kaitannya dengan poros.
  11. Mendukung silinder kertas dengan gulungan kawat di tengah poros dengan magnet batang berpusat pada gulungan kawat. Anda hanya dapat memotong kaki kardus yang dapat menempel ke silinder, atau membangun kerangka kawat dari gantungan baju atau kawat serupa kaku untuk mencapai hal ini.
  12. Putar poros dengan jari Anda untuk melihat apakah ujung magnet mengenai dalam tabung. Ini harus berputar dengan bebas, tapi sedekat mungkin ke dalam tabung. Sekali lagi, memiliki ujung magnet sebagai menutup lilitan kawat tembaga akan meningkatkan "tarikan" hasil dari aksi medan magnet.
  13. Lem pencuci pada setiap ujung poros luar kayu mendukung.
  14. Pasang dua kabel yang telah Anda longgarkan di ujung gulungan dengan lampu senter atau lampu tegangan rendah lainnya, atau menghubungkan tes arah dari voltmeter atau multimeter dengan kabelnya.
  15. Putar poros secepat mungkin. Anda mungkin ingin string angin di sekitar akhir poros seperti  Anda melakukan mainan "top", lalu tarik dengan tajam, atau hanya berputar dengan jari-jari Anda. Anda harus mendapatkan tegangan kecil, cukup untuk menyalakan bola lampu 1,5 volt dengan putaran secara manual.